Sejarah

Universitas Tadulako sejak berdirinya tanggal 18 Agustus 1981 hingga akhir tahun 2009 memiliki sebanyak tujuh fakultas yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sosial Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, dan Fakultas MIPA. Sejak tahun 2010 tepatnya tanggal 18 Januari 2010 diresmikan fakultas kedelapan yaitu Fakultas Kehutanan.

Sehingga sejak awal Januari 2010 Universitas Tadulako memiliki sebanyak delapan fakultas. Sejak itu Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian resmi berpisah dengan Fakultas Pertanian karena meningkatnya status jurusan kehutanan menjadi Fakultas Kehutanan.Perjalanan proses terselenggaranya Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako membutuhkan waktu yang relatif lama.

Sejak berdirinya Program Studi Manajemen Hutan (S-1) tahun 1999, diikuti berdirinya Program Studi Pembinaan Hutan (D-2) tahun 2002, Program Studi Budidaya Hutan (S-1) tahun 2003, dan Program Studi Manajemen Survei dan Pemetaan Hutan (D-1) tahun 2004, berhasil diwadahi oleh satu manajemen jurusan yaitu Jurusan Kehutanan pada tahun 2005.Selama lima tahun terselenggaranya Jurusan Kehutanan, pada tahun 2009 berhasil ditingkatkan statusnya menjadi Fakultas Kehutanan sesuai dengan Surat Persetujuan/Rekomendasi Dirjen DIkti Departemen Pendidikan Nasional R.I. Nomor 559/D/T/2009 tanggal 16 April 2009 tentang Pembukaan Fakultas Kehutanan pada Universitas Tadulako yang mana dalam surat tersebut mengamanatkan kepada Rektor untuk membuat surat keputusan pembukaan Fakultas Kehutanan pada Universitas Tadulako, dan pada tanggal 14 Desember 2009 Rektor Membentuk Fakultas Kehutanan sesuai SK. Rektor Nomor: 5182/H28/KP/2009 tanggal 14 Desember 2009 tentang Pembentukan Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako.

Selanjutnya pada tanggal 18 Januari 2010, Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako diresmikan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, pada tanggal 18 Januari 2010 dilantik pula pengelola Fakultas Kehutanan untuk pertama kalinya yaitu Dekan, Pembantu Dekan I, II dan III.